(Jakarta,
22/11/15) Pemenang film terbaik International Performing Arts and
Movie Awards (IPAMA) 2015, sebuah festival film berskala
internasional, diumumkan di Auditorium Radio Republik Indonesia (RRI)
tanggal 16 November, bertepatan dengan Hari Toleransi Sedunia. IPAMA
memilih dua film sebagai pemenang utama festival tahun ini. Film
dari Spanyol besutan sutradara wanita Mercedes Gaspar, Escapes (Huidas)
dalam kategori umum, dan The Golds, besutan sutradara wanita Sue
Healey dari Australia dalam kategori Performing Arts.
Escapes
dipilih menjadi film terbaik karena ceritanya yang unik, ditunjang
dengan sinematografi yang menunjukkan kelas pemenang. Escape
berkisah tentang seorang wanita bernama China yang menerima kabar
buruk tentang kematian ayahnya di tengah-tengah kesuksesan karir.
Berita itu sangat memukulnya. Ia terpuruk dan berusaha melarikan
diri dari kehidupan nyata. Kehancuran yang kemudian malah
mengikutinya dalam pelarian membuatnya kemudian sadar, bahwa
melarikan diri bukanlah jawaban dari pergulatan batinnya.
Film The Golds
yang menjadi pemenang dalam kategori Performing Arts membuktikan
sekaligus memberi inspirasi bahwa usia lanjut bukan halangan untuk
terus menari, berkarya, dan menjadi pelaku seni. Keindahan performa
ini dibawakan oleh kelompok penari usia lanjut dari Canberra,
Australia yang bernama The Gold (singkatan dari Growing Old
Disgracefully). Untuk bergabung dengan kelompok The Gold, seseorang
tidak harus menjadi seorang penari profesional sebelumnya. Film yang
banyak diwarnai unsur emas yang dikontraskan dengan warna hitam, dan
juga tari-tarian di alam ini dibuat dengan koreografi unik, artistik,
dan memukau.
Film Escapes
dan The Golds akan diputar di Jakarta dalam bulan November ini.
Menurut pihak festival IPAMA, pemilihan pemenang ini merupakan
tantangan tersendiri karena banyaknya film berkualitas yang menjadi
nominasi pemenang film terbaik.
IPAMA bekerja
sama dengan partner-partner festival internasional lainnya yaitu
International Film Festival for Spirituality, Religion, and
Visionary (IFFSRV), Filmmakers Of The Year Film Festival (FOTY),
International Student and Newcomer (ISENMA) dan diselenggarakan oleh
Dewan Kreatif Rakyat (DKR), iHebat International Volunteers,
Universitas Indonesia, Yayasan Peduli Anak Indonesia (PENA), World
Film Council, beberapa SMA Negeri dan Radio Republik Indonesia (RRI)
sebagai media partner dan penyelenggara.
|